Posted on

Antara aMrazing dan Urwah

Takdirnya berarti hari ini. Karena beberapa hari sebelumnya entah kenapa alamat web Amrazing sulit diakses dari browser tab saya. Setiap indikasi loading penuh, yang kelihatan cuma warna putih aja. Ndak ada apa apa. Apa mungkin traffic webnya sedang penuh. Dengan jumlah subscribers ribuan serta puluhan ribu followers google, hal seperti ini mungkin wajar terjadi yah.

Perhatian saya tertuju pada satu judul aneh ditengah judul-judul lain yang berbahasa inggris. A Strange Love Story. Penasaran sama isinya. Dan benar, orang ini ‘senior’ lah ya. Bacanya santai. Ngalir urut dan nangkep banget sama pesannya. Jadilah saya terpancing buka judul-judul yang lain.

Boleh dong punya selera. Dengan saya tampilan Amrazing kurang setipe. Terlalu krodit. Fotonya banyak, susah fokus (iya sih, karena karyanya sudah terlampau banyak, ditambah saya yang dasarnya memang cuma suka sama tema sederhana dan bersih). Tapi tulisan-tulisannya membuat saya jadi tak peduli akan tampilan.

A Strange Love Story. Membacanya membuka kembali ingatan saya tentang kisah Continue reading Antara aMrazing dan Urwah

Posted on

Piye, Enak Jamanku Toh?

Ah, yo penak saiki, pak’e! *hahahaha*

Saya heran ya. Orang-orang masih suka sekali sama kalimat ini. Sabar. Saya ndak bilang jaman dulu ndak enak. Enak kok. Tapi sedikit sedikit protes, menghardik masa kini, dan mengatakannya kemerosotan itu ya keliru.

Jaman dulu enak. Beras murah. Apa apa murah. Continue reading Piye, Enak Jamanku Toh?

Posted on

Bagaimana (SEFT) Menolak Rokok?

“Nggak enak.”

Kata seorang bapak setelah sekali menghisap rokoknya. Ia kemudian ndak cuma meletakkan rokok itu di asbak, tapi juga berusaha mematikannya dengan segera seolah benci dengan asapnya.

Sore itu kami ndak sengaja ketemu di kedai makan dekat kantor saya. Entah bagaimana kita terlibat obrolan yang cukup asyik, hingga saya cukup berani menceritakan SEFT dan menawarkan ke beliau untuk mencoba. Saya ceritakan SEFT sudah banyak membuat orang berhenti merokok. Sebagian besarnya berhenti saat itu juga, sebagian lagi ada yang perlu beberapa kali terapi. Beliau tertarik.

“Pak, saya ndak janji ini pasti berhasil, tapi mudah-mudahan ya. Kita coba saja.” Continue reading Bagaimana (SEFT) Menolak Rokok?

Posted on

Tinggalkan Niche

“Saya bingung mau pake niche apa.”

Reff:

Begitu nemu ide yang menarik, pertanyaan selanjutnya :

“Bisakah web saya terus hidup saya dengan niche ini?”

“Apakah niche ini bisa terus dieksplorasi?”

“Apakah niche ini sungguh akan digemari dan mendatangkan keuntungan?”

“Apakah niche ini sudah sesuai dengan passion saya?”

*hmmm* Rasanya sulit. Kalau gitu cari niche lain.

“Nah, sepertinya ini cocok. Tapiii…” (Back to Reff)

Dulur, pertanyaan-pertanyaan ini juga muncul di awal saya mau bikin web. Itu sebabnya nama web saya tidak mewakili sebuah niche.

Ngomong-ngomong, ada yang belum tahu niche itu apa?

Gini, secara gampang aja. Niche atau Niche Blog adalah sebuah topik khusus yang akan kita angkat menjadi konsen kita membentuk dan memberi isi pada web/blog kita. Biasanya pemilihan niche ini didasarkan pada skill, profesi atau passion pemilik blog.

Misal, Panjenengan punya skill bagus dalam kesenian, maka mungkin niche art/seni akan cocok. Atau profesi panjenengan sebagai marketing menginpirasi untuk membuat blog yang khusus mengulas topik terkait marketing, baik teknik promosi, ide-ide promosi, cara memasarkan produk, cara menjual produk, dan lain-lain. Atau, panjenengan hobi memancing dan ingin berbagi tips serta pengetahuan seputar memancing dan karakter ikan lewat postingan-postingan blog panjenengan. Bebas.

Jika panjenengan googling dengan keyword “Niche blog adalah”, akan banyak muncul tulisan yang membahas definisi hingga kelebihan niche khusus pada blog. Pengetahuan ini perlu, apalagi saat penjenengan mulai masuk kedunia perblogingan. Ambillah sebagai pertimbangan, apakah akan membuat web dengan niche khusus, atau niche gado-gado.

Mana yang lebih baik, web dengan niche khusus atau gado-gado? Jika ingin tahu pendapat saya, maka saya memilih niche gado-gado saja, apalagi jika kita adalah penulis/blogger pemula. Kenapa? Continue reading Tinggalkan Niche

Posted on

Blitar Kota Cinta, dan 3 Destinasi Wajib di Dalamnya

September kemarin tepat 5 tahun usia pernikahan saya. Teman sejawat yang tahu kami menikah, katanya pernikahan kami lucu. Mungkin maksudnya menarik.

2010, setahun sebelum pernikahan, kami ketemu lagi di Malang. Saya lagi patah hati, putus sama mantan, gagal move on. Males ngapa-ngapain, diem aja di kontrakan ngejempolin Facebook. Pas lihat Friend Request, ada yang epic, “Widih! Ini bener Indah itu?”.

Iya. Jauh sebelumnya kita memang uda pernah ketemu. Tepatnya 21 tahun lalu. Doi yang ngikut almarhum bapaknya tugas ke Banyuwangi, pindah-masuk sebagai siswi baru di sekolahnya mas ganteng.*ehem*. Kita sempet temanan kira-kira 4 tahunan aja, karena doi pindah kota lagi. Setelah itu lost kontak banget. Dulu justru teman-teman yang nyomblangin kita. Tapi sumpah, waktu itu kakak ndak mau. Kakak ndak cinta, Gaiss!

Seperti karma.

15 tahun kemudian, Continue reading Blitar Kota Cinta, dan 3 Destinasi Wajib di Dalamnya

Posted on

Suami Sebagaimana Doa Istri. 5 Hal ini Kunci Utamanya.

 

Setiap biduk yang berlayar pasti pernah berjumpa ombak. Begitupun biduk rumah tangga. Tawa-tangis di sela hari-hari, ekonomi pasang-surut, membiasakan diri beradaptasi di tengah mertua dan keluarga, meleburkan budaya dengan upaya. Semua membawa ombaknya masing-masing.

Perubahan iklim percintaan. Suasana teduh, sejuk, penuh impian, hasrat, dan harapan sebelum pernikahan seperti memudar tergiling penat. Lelaki yang dulunya romantis, penuh kasih, perhatian dan penuh perjuangan, setelah menikah hilang entah kemana. Riak-riak muncul di atas genangan tahun-tahun awal pernikahan. Dunia luar rumah menjadi lebih punya daya tarik, karena rumah tak lagi menarik. Ini seolah mengesahkan lantunan pepatah “lebih mudah meraih, daripada mempertahankan”.

Pada titik ini, dibutuhkan peran kuat seorang istri guna meluruskan kembali arah kapal, agar tak semakin jauh terdorong ombak, tak jelas kemana arahnya. Suami, bisa jadi sebagaimana harapan dan doa istri, selama istri tetap memegang 5 kunci utama ini.

Continue reading Suami Sebagaimana Doa Istri. 5 Hal ini Kunci Utamanya.

Posted on

Sakitnya Badan, Sebab Emosi yang Kurang Sehat. Pun Sebaliknya. Maasak, toh?

Apa kabar, duluur? Sini, tak ceritain..

Awal tahun 2012 lalu, saya berkesempatan ikut workshop SEFT selama 2 hari. Acaranya digelar di salah satu hotel berbintang di Surabaya, dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Break untuk sholat dan makan sangat singkat, dikarenakan materinya amat padat. Workshop yang dari keseluruhan 24 jam itu, 70 persennya adalah praktik langsung. Bahkan saat pulang ke rumah, kami masih diberi tugas, mempraktikkan apa yang didapat di workshop untuk menangani sedikitnya 3-5 kasus berbeda. Tugas rumah ini dijadikan syarat dikeluarkannya sertifikat peserta sebagai seorang SEFTer.

Spiritual-Emotional Freedom Technique (SEFT), adalah sebuah metode penyembuhan fisik dan psikis yang telah teruji secara klinis. Hasil pengembangan dari metode milik Gary Craig, yaitu Emotional Freedom Technique (EFT), oleh Bapak H. Ahmad Faiz Zainuddin, Sp.Psi, M.Sc, Founder SEFT.

Continue reading Sakitnya Badan, Sebab Emosi yang Kurang Sehat. Pun Sebaliknya. Maasak, toh?

Posted on

Nama Lintas Budaya

Saya pernah tanya ke Ayah saya, arti nama saya itu apa? Kala itu saya masih duduk di bangku SD. Banyak teman-teman yang sudah lebih dulu tahu arti namanya. Nah, makanya saya penasaran. Ayah saya orang asli Yogyakarta, sedang ibu lahir di Kalibaru, desa paling selatan kota Banyuwangi. Jadi, semuanya asli Jawa, ndak satupun dari luar pulau. Nama Awang Ardhiansyah rupanya membuat banyak orang mengira saya keturunan Kalimantan. Ada yang mengira saya orang Pontianak, ada juga yang mengira dari Sambas.

Iya, mereka juga bilang begitu. Katanya, nama “Ardhiansyah” biasanya digunakan oleh keturunan bangsawan orang Kalimantan. Hmm, mungkin ini sebabnya, kadang warna darah saya berbeda. Hiyaaa, bukan Red Cherry! *tears*

Continue reading Nama Lintas Budaya

Posted on

Ada Keluhan Asma, Pernah Caesar, tapi Pengin Lahiran Normal. Bisa. Suami, Kerjakan 4 Hal ini, plus Jangan Dampingi Istri saat Melahirkan !

Sebagian besar ibu hamil, pasti berkeinginan melahirkan secara spontan atau normal. Ada lebih sedikit yang sengaja memilih caesar. Tujuannya beragam, misal karena tanggal cantik, momen tertentu, dsb. Jadi, pilihan masing-masing.

Bagi yang memilih caesar, seyogyanya telah mempersiapkan cukup dana untuk biaya persalinan. Berani menerima tantangan tidur meringkuk mencium lutut, agar anastesi bisa dikerjakan. Dibandingkan ibu yang melahirkan secara spontan, caesar membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh seutuhnya. Dan, untuk boleh hamil lagi harus manut sama waktu yang disarankan dokter, serta konsekuensi lainnya jika ada.

Bagi yang tidak/belum mau caesar, baca ini, lalu bagikan ke suami. Continue reading Ada Keluhan Asma, Pernah Caesar, tapi Pengin Lahiran Normal. Bisa. Suami, Kerjakan 4 Hal ini, plus Jangan Dampingi Istri saat Melahirkan !

Posted on

Mr&Mrs. Smith Beneran Cerai ??

Aseli ! Cari ide nulis itu, ternyata gak segampang kayak di filem kartun, tinggal nyalain lampu deket kepala, cling! Lancaaar. Kayaknya masih lebih gampang nyari cewek yang rela di”madu”. Kamu mauuuu.. ??

Malem ini waktu terakhir ngumpulin tulisan mengenai film-film favorit. Mestinya ada banyak materi film yang bisa dipilih untuk dikupas abis. Gak tau kenapa, ini otak kayak lagi ngambeg aja.

Tapi tenang, akan tetap ada tulisan untuk dibaca. Nih, di sini !!